dan aku melihatmu, tampak bahagia. sangat kamu. sangat "kamu" yang selalu aku harapkan. sangat "kamu" yang aku doakan disetiap datangnya hari kelahiranmu. bagaimana ya melukiskanmu itu? bahagia. bahagia. bahagia. hanya bisa berkata itu. mungkin "mengapa?" adalah pertanyaan yang tepat untuk orang-orang awam lontarkan padaku. sesungguhnya, aku juga tidak mengerti. ketika suatu hari melihatmu 'memperkenalkan dia' kenapa dunia memang rasanya sedikit sakit. tapi aku tahu, (semoga) dia yang kamu cari selama ini. karena kamu tampak sangat "kamu".
aku memang tidak berhak mengukur kebahagiaan seseorang berdasarkan sesuatu yang subjektif. yasudah, aku beritahukan saja keadaanku. aku baik-baik saja. aku juga bahagia. aku berusaha menemukan sesuatu yang tampak sangat "aku". jika diberikan kesempatan bertemu denganmu belum tentu aku langsung mengiyakan, bukan karena terlalu berat, karena kamu sudah menjadi kamu namun aku belum menjadi aku. aku cari dulu ya, mana yang benar-benar bisa menjadikan aku tampak seperti "aku". walaupun tidak butuh banyak alasan, aku tetap butuh suatu dorongan. suatu pacuan agar aku menyadarinya bahwa aku 100% sudah aku.
jadi, bagaimana? apakah yang aku lihat benar? apakah yang aku spekulasikan benar? apakabar, dot?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar