Kamis, 31 Desember 2015

be a good year ahead! :)

selamat tahun baru!

aku punya impian, dan aku tahu kamu juga. semoga apa yang kita berdua impikan di tahun ini bisa terwujud ya. termasuk impianku agar segera melupakanmu dan impianmu agar segera aku menjauh darimu. 
ini awal yang baru bagi kita, semoga ini menjadi awalan yang baik. tahun lalu kamu kerap hadir dalam setiap hariku, sedangkan tahun ini aku harus (kembali) menjalani hariku tanpa dirimu. ketahuilah, aku pun ingin segera melupakanmu, aku pun ingin segera berbahagia tanpa lagi peduli akan dirimu. ketahuilah, aku berusaha. sama seperti kamu.

semangat ya, untukku dan untukmu juga. semoga kita sama-sama bisa mewujudkan impian kita.  

Selasa, 17 November 2015

tentang kita dan jarak

ada waktu dimana aku bangun dan aku merasakan kehilangan, lagi. 
kamu gaperlu ngajarin aku tentang kehilangan karena aku udah sering ngelaluinnya. 
bukan, bukan krn itu aku jadi terbiasa
atau aku jadi tau cara ngendaliin hatiku.
bukan samasekali
karena setelah berkali2 ngerasa kehilangan pun aku tetep gabisa ngelewatinnya
banyak orang bilang waktu adalah obatnya
tapi aku bilang
kamu yang jadi obatnya. 

ada satu malam, ketika aku harus terjaga
tapi yang aku rasakan malah kerinduan
isak tangis tak tertahankan menahan rindu
meraung ingin bertemu
bersikeras ingin dipeluk
tapi aku tau bukan begitu lagi caranya
kini kita berdua telah menjauh
menjadi jarak yang makin terbentang
berusaha menyiapkan hati untuk hal baru
menolak berjalan dengan masa lalu

sungguh,
ada satu hati yang tergores hatinya
tak kuasa lagi menahan sakit
tak kuasa lagi menahan rindu

Tuhan, untuk apa Kau pertemukan diriku dengannya? 
untuk apa Kau pertemukan jika akhirnya Kau pisahkan? 
untuk apa Kau goreskan cinta jika akhirnya ia menorehkan luka? 
aku rindu dia, Tuhan
tapi tak bisa lagi ku gapai ia
tak bisa lagi kupeluk ia
sesungguhnya aku tau ada jarak
munafik memang awalnya aku menolak tau
jarak yang sampai kapanpun tak bisa aku tutup
aku sayang dia, yaAllah
jaga dia walaupun dia bukan penyembahMu..... 


ketika perempuan jatuh cinta

ketika perempuan jatuh cinta
tak ada bayangan lain yang berkecamuk
bermain liar dikepala
berserak ria didalam hati

ketika perempuan jatuh cinta
mereka tinggalkan kenangan lalu
mengikis sejarah yang ada
belajar memulai kisah baru

ketika perempuan jatuh cinta
diambil hatinya sedikit sedikit
digores cintanya perlahan lahan
indah bayangannya menyelimuti

ketika perempuan jatuh cinta
siap tidaknya enggan dipikirkan
sakit tidaknya enggan diperdulikan
ia tahu kelak ini akan terjadi

ketika perempuan jatuh cinta
hatinya meluluh perlahan
menunggu untuk harapan
agar didekap perasaannya

Rabu, 11 November 2015

🍂

km bilang aku cantik,
aku ga percaya.

km bilang aku baik, 
aku ga percaya

km bilang aku pengertian,
aku ga percaya

km bilang aku sabar,
aku ga percaya

tp saat km bilang sayang,
aku percaya.

apa kepercayaan semudah itu untuk dibodohkan??

Senin, 24 Agustus 2015

23.

24th of August


rindu.
hanya itu yang dapat saya katakan.
atas kehadiranmu, atas dirimu.

sangat sulit bagi saya untuk menahanmu.
bukan maksud egois, 
tapi jika diizinkan untuk meminta,
saya akan meminta kamu untuk tetap disini. 

terlalu pilu rasanya melepas kamu pergi.
saya bukan orang benar,
bukan saya yang harusnya menggurui.

tidak mengapa bagi saya jika kamu memilih untuk pergi.
namun, pergilah dengan peringatan.
beritahu saya jika kamu ingin pergi.
jalan saja jangan lari,
karena itu menyakiti saya.

jangan kamu pergi secara tiba-tiba,
ataupun terburu-buru
karena saya masih ingin memiliki sisa harum tubuhmu
saya masih ingin merasakan sisa hangatnya genggamanmu. 

kadang saya ingin menjadi jahat,
ingin menahanmu,
ingin memilikimu,
ingin terus bersamamu
karena saya belum siap untuk kehilanganmu. 

apabila saya diizinkan untuk meminta,
satu saja permintaan saya.
pergilah dengan peringatan.
berjalanlah, pelan - pelan. 
jangan sekaligus. 
saya sudah jatuh sekali, 
tolong jangan buat saya jatuh untuk yang kedua kalinya. 


Senin, 06 Juli 2015

tentang kamu.

aku suka caramu yang menyelipkan doa lewat kepalan tangan
menutup mata sambil berbisik pelan
aku suka bagian diriku yang selalu semangat ketika minggu pagi menyapa
satu-satunya hari yang bisa buat kamu bangun sepagi itu
kuucapkan, "Selamat pagi, selamat hari minggu!" sebagaimana yang biasa kulakukan
lalu kamu menjawabnya, "kok udah bangun?"
dengan lembut aku menjawab,
"kamu disana berdoa, masa aku tidur? ibadah yang benar, ya. sampaikan pada Tuhanmu... jangan marah, melihat aku yang bukan hambaNya mencintai umatNya."
:)

Kamis, 05 Maret 2015

halalkah rasa ini?


Aku tak mengerti atas apa yang ku rasa
Entah angin apa yang membawa rasaku berlabuh
Berlabuh padamu
Aku tahu bukan kau yang harusnya ku pilih
Bukan kau yang harusnya ku mau
Bukan kau yang harusnya ku harapkan
Terlampau sadar ada lubang besar diantara kita
Tapi harus ku akui,
bahwa kau bukan pilihan
Sedangkan aku mengharapkan kau adalah pilihan
Bisikkan pada angin agar membawa jauh namamu
Biar lenyap kau dari pikiranku
Dari hatiku
Namun,
Jika boleh aku meminta
Izinkan aku meminta halal atas rasa ini.


Untukku yang bahagia
Namun lebih bahagia jika bersamamu

rindu yang tak merindu


Hembusan angin malam menyebutkan namamu
Menggelitik hatiku untuk berseru “hai!”
Angin tahu aku rindu
Sehingga ia membawa namamu kepadaku
Di ujung sana pun kau merindu
Menyebutkan nama lirih
Namun,
Kau sebut namanya

Bukan namaku.